• Remaja
  • Puisi Cinta
  • Cerpen Cinta
  • Cerita Lucu
  • Drama Korea
  • Info Teknologi
  • Kirim Cerpen
  • Kirim Puisi

Puisi.Gen22.Net

Kumpulan Puisi Anak Muda Indonesia

  • Puisi Cinta
  • Puisi Romantis
  • Puisi Sahabat
  • Puisi Patah Hati
  • Puisi Sedih
  • Puisi Ayah
Home » Mukti Effendi » Puisi Doa » Puisi Adikku Di Pulau Seberang

Puisi Adikku Di Pulau Seberang

Adikku Di Pulau Seberang

Di antara lautan terbersit sebuah suara
kerinduan di antara kita
adikku, tetaplah berbakti pada Yang Kuasa
dalam setiap langkah menjalani hidup
sekalipun laut dan samudra membentang
tapi indahnya silaturrahmi tetap kuikat
dalam jalinan doa

Ketika kecil kita selalu bersama
dalam setiap duka dan suka
Alhamdulilah kita selalu menjalaninya dengan teguh
walau harus berurai air mata
adikku, gantungkan diri pada Sang Pencipta
semoga masih ada kesempatan
untuk selalu bertemu walau dalam waktu cukup lama

Pertemuan tidak harus selalu terjadi
asal hati selalu berdoa dan saling mendoakan
maka itu adalah pertemuan yang tak ternilai
adikku, tetaplah ingat ibu kita
dengan mendoakannya setiap siang dan malam
agar ibu kita yang jauh tetap berada dalam lindunganNya

Yang memisahkan kita bukan hanya jurang
tapi laut dan samudra yag sangat luas terbentang
Tapi saya percaya bahwa pertemuan selalu ada
dalam setiap nafas dan doa
adikku, doaku untukmu
adikku, jangan lupa doamu untukku

Penulis: Mukti Effendi
Blog: www.serunique.com
Ditulis oleh Lukas Gentara, Monday, April 22, 2013 - Rating: 4.5
Judul : Puisi Adikku Di Pulau Seberang
Deskripsi : Adikku Di Pulau Seberang Di antara lautan terbersit sebuah suara kerinduan di antara kita adikku, tetaplah berbakti pada Yang Kuasa dal...

Bagikan ke

Facebook Google+ Twitter
Newer Post
Older Post
Home

Gabung Di Facebook

Puisi-Puisi Terbaru Tahun 2013

Puisi-Puisi Populer Tahun 2013

  • Aku Ingin Dia Tahu
  • Janji Selamanya
  • Puisi Doaku Untukmu Bunda oleh Umi Kulsum
  • MAAFKAN AKU
  • Puisi Mahrus Sholeh: Tertawan Dalam Penyesalan
  • Puisi: Untuk Langit
  • Puisi Penyesalan oleh Segaca Galuh

Penikmat Puisi

Puisi Alam (8) Puisi Ayah (11) Puisi Bahasa Inggris (2) Puisi Bosan (1) Puisi Cinta (42) Puisi Cinta Patah Hati (3) Puisi Cinta Pendek (1) Puisi Cinta Romantis (13) Puisi Cinta Sedih (17) Puisi Cinta Sejati (13) Puisi Curahan Hati (1) Puisi Doa (3) Puisi Galau (9) Puisi Gundah (1) Puisi Harapan (21) Puisi Hati (3) Puisi Ibu (23) Puisi Indah (6) Puisi Indonesia (3) Puisi Islami (13) Puisi Jatuh Cinta (12) Puisi Kebimbangan (2) Puisi Kecewa (6) Puisi Kehidupan (31) Puisi Kehilangan (6) Puisi Kenangan (25) Puisi Keren (1) Puisi Kesetiaan (2) Puisi Lucu (1) Puisi Luka (1) Puisi Malam (4) Puisi Mimpi (5) Puisi Motivasi (2) Puisi Musik (1) Puisi Pagi (1) Puisi Pahlawan (6) Puisi Pantai (2) Puisi Patah Hati (22) Puisi Penantian (14) Puisi Pendek (6) Puisi Pengorbanan (1) Puisi Penyesalan (4) Puisi Perasaan (2) Puisi Perjalanan (1) Puisi Perjuangan (2) Puisi Perpisahan (12) Puisi Persahabatan (15) Puisi Remaja (1) Puisi Renungan (3) Puisi Resah (3) Puisi Rindu (20) Puisi Romantis (15) Puisi Sahabat (7) Puisi Sakit Hati (11) Puisi Sedih (20) Puisi Sepi (10) Puisi Sore Hari (1) Puisi Suami Istri (1) Puisi Ulang Tahun (1) Puisi Wanita (2) Puisi untuk Kekasih (6)
Copyright © 2012 Puisi.Gen22.Net - All Rights Reserved | Versi Mobile
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger