• Remaja
  • Puisi Cinta
  • Cerpen Cinta
  • Cerita Lucu
  • Drama Korea
  • Info Teknologi
  • Kirim Cerpen
  • Kirim Puisi

Puisi.Gen22.Net

Kumpulan Puisi Anak Muda Indonesia

  • Puisi Cinta
  • Puisi Romantis
  • Puisi Sahabat
  • Puisi Patah Hati
  • Puisi Sedih
  • Puisi Ayah
Home » Kumpulan Puisi » Kumpulan Puisi Romantis 2013

Kumpulan Puisi Romantis 2013

Puisi Romantis
Kumpulan puisi romantis 2013 yang paling romantis semua ada di sini. Jadi, buat kamu yang suka dengan puisi cinta yang romantis dan menyentuh hati, silahkan baca puisi-puisi berikut ini sampai habis.

Oh, ya koleksi puisi romantis ini merupakan kiriman dari para penulis yang tercantum di bawah judul puisi. Kamu juga bisa mengirimkan puisi karyamu agar bisa dibaca dan dikomentari banyak orang.

Langsung saja, simak beberapa puisi romantis cinta untuk kekasih terbaru 2013 berikut ini:

Cahaya Matamu
Puisi Putri Nurhamidah

Cahaya matamu
Cahaya adalah sinar
Sinar yang tercipta
Dari sang pencipta
Cahaya menerangi di saat kegelapan
Cahaya mampu memberi keindahan
Cahaya mentari
Mampu memberi kesejukan di pagi hari
Cahaya rembulan
Mampu memberi kesempurnaan di malam hari
Cahaya matamu
Mampu membuat ku terpancar kepesonaanmu
Mata itu membuatku terpaku
Terpaku akan tatapanmu
Tatapan mata yang membuat aku luluh
Dan masih ku melihat dari mata itu
Sepasang kerinduan
Sedalam mata itu
Selalu indah berkilau dan bersinar
Dan mata yang paling indah
Hanya "cahaya matamu"
Sampai kapanpun itulah yang terindah


Pada Kamu
oleh: Andri Rusly

Aku melihat suara lewat matamu
Saat bibirmu tertutup rapat
Tapi jelas membuatku makin
menatapmu bersama degup jantungku
yang tak pernah menentu…

Apa pernah kamu mendengar cinta
yang tak bersuara meneriakkan
manisnya kesedihan ?
itulah aku yang ada di kamu
pada sebilah cinta
yang tlah menggores hati
sedalam dalamnya …

Aku melihat suara lewat senyummu
saat matamu terjemahkan rindu
hmm…aku kian terpesona pada indahnya
kamu..
pada cantiknya
kamu

Aku melihat suara setiap saat
lewat segalamu
tentang kamu


Cinta Tersirat
puisi Andri Rusly

Di terangnya purnama
Kau beri aku cerita
Dengan irama genggaman jemari lentik
Pada jemariku
Setiap sesinya begitu indah
Ciptakan gemuruh
Hingga darahku mendidih

Ah,
Temeramnya terang purnamapun
terpancar sampai ke wajahmu
manakala kau tersenyum
bangkitkan mataku tuk menembus
peraduan hati
tempat dimana segala cerita
bertutur cinta
dengan kesyahduannya

Di terangnya purnama
Aku dan kamu
Telah terjalin irama kasmarannya jiwa
Yang kan berjalan telusuri
Setiap titian aral dan lara
Pada muara yang belum terlihat nyata


Sejati Cintamu
puisi Andri Rusly

Detik perdetik
Selalu ada cinta dibalik namamu
Kian kutelaah
Malah semakin kentara saja
Aku terjerembab
Aku terjerumus
Pada jurang kerinduan
Ah, ternyata masih dari balik namamu
Hingga selalu ada cinta
Kian detik ini

Tak bisa kuberlari tuk menghindar
Sampai kau dapat persembahkan aku
Cinta yang kentara dari balik namamu
Tapi rasanya tak sanggup
kuperbuat lain
selain dari kamu
Cintamu…
Kian detik ini

Sayang,
Pada saatnya nanti
Tiada ada nama lain
Dibalik nama cinta
Adalah namamu
Nama cinta
dialah kamu….


Look ! Eyes Have Been Said A Love
puisi Ilham Ramadhan

Kamu yang sekarang memenuhi relung hatiku.
Kamu yang sekarang menghias mimpi-mimpi kelamku.
Kamu yang mewarnai kehidupanku.
Kamu yang menorehkan kenangan dikepalaku.

Langit diatas berbisik kekelaman kepadaku.
Memenuhi telinga halusku akan godaan memilikimu.
Tak sanggup menolak, namun tak bisa juga menerima.
Langit tetap setia membisikkan hal itu bahkan ketika aku berkelana di
alam mimpi.
Sungguh suatu kesetiaan yang sudah lama kunantikan.

Aku tertunduk ketika tahu hanya bisa berharap.
Aku terdiam ketika memahami bahwa cinta tak mesti memiliki.
Melepasmu tertawa bersama yang lain.
Merelakanmu mencintai yang lain.

Tampakkah dimataku ketika menatapmu, ketika berbicara padamu ?
Tampakkah cinta disetiap tawa yang coba aku hadirkan padamu?
Tatap, pahami dan resapi.
Hatiku remuk, namun demi kamu aku rela.

Cinta yang kurasakan tak sempat terungkap.
Bagai kayu yang tak sempat memohon ketika api memanjakannya.
Cinta yang kurasakan tak sempat terbalas.
Bagai tumbuhan yang tak sempat merasakan lembutnya air hujan.


When I'm Missing You
puisi Ilham Ramadhan

Kangen yang tak berujung menghampiri hati.
Rindu yang tak berdosa menyambangi jiwa.
Terdiam.
Aku kembali terdiam.

Pertemuan singkat tadi melegakan jiwa.
Dinginnya hati kembali menghangat melihat sosok dirimu.
Hanya obrolan singkat yang keluar dari mulutku.
Menahan hasrat ingin memeluk dirimu.

Ketika kangen.
Sampaikanlah pada malam.
Ketika rindu.
Sampaikanlah pada angin.

Malam yang setia akan menyampaikan kangen.
Angin yang tenang menyejukkan akan menyampaikan rindu.
Rindu yang kurasakan bermekaran tanpa meminta pupuk.
Rindu yang kualami tumbuh tanpa meminta aliran air.

Jemariku mengeluarkan hasrat rindu.
Kata-kata kurangkai mengalirkan hasrat rindu.
Lidahku sunyi menahan siksaan hasrat rindu.
Pikiranku penuh memuat hasrat rindu.

Aku rindu kamu.
Aku kangen kamu.
Tak ada keraguan atas itu.
Yakinlah,
seyakin cintaku yang mencintaimu . . .


Love = Cinta
puisi Ilham Ramadhan

Jamahlah rinduku yang tertuang di lepas malam ini.
Hirup wangi cinta yang semerbak mewangi mengiringi rindu.
Bayang wajahmu menghiasi relung hatiku.
Mewarnai sukma pemandangan jiwa.

Rasa yang dulu terkubur ntah dimana.
Kini bangkit.
Khayalku tak mampu menerka mengapa itu bisa terjadi.
Aku hanya tahu, aku cinta kamu.

Jalinan cinta kita yang suci tanpa noda.
Terhiasi bulir-bulir kenangan indah.
Bersama kita lewati jalan romansa ini.
Taklukkan halang rintang yang setia menemani.

Rembesan hujan tadi menjadi saksi bisu.
Kecupan hangat kuhaturkan untuk menenangkan hatimu.
Menyalurkan cinta.
Menawarkan keraguan hati.

Dengarkanlah bisik hatiku.
Pahamilah bisik hatiku.
Rasakanlah bisik hatiku, dan
Sambutlah bisik hatiku.

Bersama kita tanam benih cinta ini.
Menuai bersama ketika semi datang.
Bertahan saat gugur menyapa.
Mendinginkan ketika panas menyentuh, dan
Menghangatkan saat dingin memeluk.

Ketika ragu menghampiri.
Percayalah aku akan menyeka keraguan itu.
Ketika luka menggoresmu.
Percayalah aku yang memegang penawar luka itu.

Ketahuilah,
Mengertilah,
Tetapkanlah, bahwa
Love = Cinta . . .

Kalau kamu punya puisi-puisi romantis seperti ini, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar.
Ditulis oleh Lukas Gentara, Saturday, April 20, 2013 - Rating: 4.5
Judul : Kumpulan Puisi Romantis 2013
Deskripsi : Kumpulan puisi romantis 2013 yang paling romantis semua ada di sini. Jadi, buat kamu yang suka dengan puisi cinta yang romantis dan menye...

Bagikan ke

Facebook Google+ Twitter
Newer Post
Older Post
Home

Gabung Di Facebook

Puisi-Puisi Terbaru Tahun 2013

Puisi-Puisi Populer Tahun 2013

  • Aku Ingin Dia Tahu
  • Janji Selamanya
  • Puisi Doaku Untukmu Bunda oleh Umi Kulsum
  • MAAFKAN AKU
  • Puisi Mahrus Sholeh: Tertawan Dalam Penyesalan
  • Puisi: Untuk Langit
  • Puisi Penyesalan oleh Segaca Galuh

Penikmat Puisi

Puisi Alam (8) Puisi Ayah (11) Puisi Bahasa Inggris (2) Puisi Bosan (1) Puisi Cinta (42) Puisi Cinta Patah Hati (3) Puisi Cinta Pendek (1) Puisi Cinta Romantis (13) Puisi Cinta Sedih (17) Puisi Cinta Sejati (13) Puisi Curahan Hati (1) Puisi Doa (3) Puisi Galau (9) Puisi Gundah (1) Puisi Harapan (21) Puisi Hati (3) Puisi Ibu (23) Puisi Indah (6) Puisi Indonesia (3) Puisi Islami (13) Puisi Jatuh Cinta (12) Puisi Kebimbangan (2) Puisi Kecewa (6) Puisi Kehidupan (31) Puisi Kehilangan (6) Puisi Kenangan (25) Puisi Keren (1) Puisi Kesetiaan (2) Puisi Lucu (1) Puisi Luka (1) Puisi Malam (4) Puisi Mimpi (5) Puisi Motivasi (2) Puisi Musik (1) Puisi Pagi (1) Puisi Pahlawan (6) Puisi Pantai (2) Puisi Patah Hati (22) Puisi Penantian (14) Puisi Pendek (6) Puisi Pengorbanan (1) Puisi Penyesalan (4) Puisi Perasaan (2) Puisi Perjalanan (1) Puisi Perjuangan (2) Puisi Perpisahan (12) Puisi Persahabatan (15) Puisi Remaja (1) Puisi Renungan (3) Puisi Resah (3) Puisi Rindu (20) Puisi Romantis (15) Puisi Sahabat (7) Puisi Sakit Hati (11) Puisi Sedih (20) Puisi Sepi (10) Puisi Sore Hari (1) Puisi Suami Istri (1) Puisi Ulang Tahun (1) Puisi Wanita (2) Puisi untuk Kekasih (6)
Copyright © 2012 Puisi.Gen22.Net - All Rights Reserved | Versi Mobile
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger