• Remaja
  • Puisi Cinta
  • Cerpen Cinta
  • Cerita Lucu
  • Drama Korea
  • Info Teknologi
  • Kirim Cerpen
  • Kirim Puisi

Puisi.Gen22.Net

Kumpulan Puisi Anak Muda Indonesia

  • Puisi Cinta
  • Puisi Romantis
  • Puisi Sahabat
  • Puisi Patah Hati
  • Puisi Sedih
  • Puisi Ayah
Home » Puisi Cinta » Puisi Sedih » Puisi-Puisi Dian Budiarti

Puisi-Puisi Dian Budiarti

PENYESALAN


Rinduku yang sudah tak terbatas

Tinggal kerlip bintang yang dibiarkannya untuk lepas

Tak jua hingga akhirnya ku berhenti bernafas

Untuk segera menemui-Mu di hamparan yang panas

Arrgh..

Sedikit pun ku tak sanggup tuk menengadah

Dan tak jua Kau berikanku sedikit celah

Untuk dapat menuju cinta-Mu yang megah

Hingga akhirnya ku menyerah

Gempar..

Bergetar jiwaku meresapi hinanya

penyesalan seorang diri yang kekar,

namun hanya bisa mengingkar



UNTUK SETIA


Ketika burung mulai berkicau

Ketika bintang mulai kemilau

Dan ketika itu juga parasmu memukau

Aku di sini, sayang…

Untuk setia

Untuk memberimu cerita



Di saat angin mulai bertiupan

Di saat ombak mulai berdeburan

Dan di saat itu pula hatimu mulai tak karuan

Aku masih di sini, sayang…

Untuk setia

Untuk berbagi cinta dan duka



Meski mentari tak lagi bersinar

Meski bunga tak lagi mau mekar

Dan meski tubuhmu tak lagi kekar

Aku tetap di sini, sayang…

Untuk setia

Sampai sang ajal tiba


HANYA KAMU

Banyak cinta pun tak ku enak

Tahu sang fajar mengasihi satu saja cahayanya

Minta lebih pun tak apa

Jika hanya serpihan hati yang didamba

Tidak penting kilauan emas berlian

Jika artinya hanya rebutan

Tidak penting besarnya cinta simpanan

Jika akhirnya ditinggal kenangan

Cukuplah ada kamu di sini

Hanya kamu
Ditulis oleh Lukas Gentara, Tuesday, December 6, 2011 - Rating: 4.5
Judul : Puisi-Puisi Dian Budiarti
Deskripsi : PENYESALAN Rinduku yang sudah tak terbatas Tinggal kerlip bintang yang dibiarkannya untuk lepas Tak jua hingga akhirnya ku berhenti b...

Bagikan ke

Facebook Google+ Twitter
Newer Post
Home

Gabung Di Facebook

Puisi-Puisi Terbaru Tahun 2013

Puisi-Puisi Populer Tahun 2013

  • Aku Ingin Dia Tahu
  • Janji Selamanya
  • Puisi Doaku Untukmu Bunda oleh Umi Kulsum
  • MAAFKAN AKU
  • Puisi Mahrus Sholeh: Tertawan Dalam Penyesalan
  • Puisi: Untuk Langit
  • Puisi Penyesalan oleh Segaca Galuh

Penikmat Puisi

Puisi Alam (8) Puisi Ayah (11) Puisi Bahasa Inggris (2) Puisi Bosan (1) Puisi Cinta (42) Puisi Cinta Patah Hati (3) Puisi Cinta Pendek (1) Puisi Cinta Romantis (13) Puisi Cinta Sedih (17) Puisi Cinta Sejati (13) Puisi Curahan Hati (1) Puisi Doa (3) Puisi Galau (9) Puisi Gundah (1) Puisi Harapan (21) Puisi Hati (3) Puisi Ibu (23) Puisi Indah (6) Puisi Indonesia (3) Puisi Islami (13) Puisi Jatuh Cinta (12) Puisi Kebimbangan (2) Puisi Kecewa (6) Puisi Kehidupan (31) Puisi Kehilangan (6) Puisi Kenangan (25) Puisi Keren (1) Puisi Kesetiaan (2) Puisi Lucu (1) Puisi Luka (1) Puisi Malam (4) Puisi Mimpi (5) Puisi Motivasi (2) Puisi Musik (1) Puisi Pagi (1) Puisi Pahlawan (6) Puisi Pantai (2) Puisi Patah Hati (22) Puisi Penantian (14) Puisi Pendek (6) Puisi Pengorbanan (1) Puisi Penyesalan (4) Puisi Perasaan (2) Puisi Perjalanan (1) Puisi Perjuangan (2) Puisi Perpisahan (12) Puisi Persahabatan (15) Puisi Remaja (1) Puisi Renungan (3) Puisi Resah (3) Puisi Rindu (20) Puisi Romantis (15) Puisi Sahabat (7) Puisi Sakit Hati (11) Puisi Sedih (20) Puisi Sepi (10) Puisi Sore Hari (1) Puisi Suami Istri (1) Puisi Ulang Tahun (1) Puisi Wanita (2) Puisi untuk Kekasih (6)
Copyright © 2012 Puisi.Gen22.Net - All Rights Reserved | Versi Mobile
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger